PENGARUH MAJALLAH AL-AḤKĀM AL-'ADLIYYAH TERHADAP KODIFIKASI FIKIH ISLAM KONTEMPORER

Authors

  • MUhammad Iqbal Ma'had Aly MUDI Mesjid Raya Samalanga Author

DOI:

https://doi.org/10.61433/alnadhair.v5i01.224

Keywords:

Fikih Islam, Kodifikasi Hukum, Hukum Perdata, Majallah al-Aḥkām al-'Adliyyah.

Abstract

Diskursus mengenai eksistensi dan fleksibilitas syariat Islam dalam sistem hukum modern terus menjadi perdebatan krusial, terutama sejak masifnya hegemoni hukum Barat pada abad ke-19. Di tengah keraguan akan kapasitas fikih klasik untuk bertransformasi menjadi hukum positif, Majallah al-Aḥkām al-'Adliyyah hadir sebagai mahakarya kodifikasi hukum perdata Islam pertama yang sukses mematahkan pesimisme tersebut. Artikel ini bertujuan untuk menelisik akar historis, struktur, dan karakteristik perumusan Majallah, sekaligus melacak rekam jejak pengaruhnya terhadap anatomi hukum perdata di negara-negara Arab kontemporer. Melalui penelitian kepustakaan dengan jenis kualitatif dan pendekatan historis-yuridis, kajian ini menganalisis dokumen kesejarahan serta teks perundang-undangan sipil modern. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa Majallah bukanlah kompilasi taklid kaku dari mazhab Hanafi, melainkan manifestasi ijtihad kolektif yang sangat responsif terhadap tuntutan zaman. Fleksibilitas ini terbukti dari keberanian tim perumus dalam meninggalkan pendapat terkuat (rajih) demi mengakomodasi kemaslahatan pada transaksi komersial modern. Lebih jauh, Majallah terbukti sukses menjadi embrio dan rujukan fundamental bagi kodifikasi hukum perdata di berbagai negara pasca-Utsmani, seperti Irak, Yordania, dan Kuwait. Kesimpulannya, syariat Islam memiliki daya adaptasi yang tinggi dan sangat mumpuni untuk diformulasikan ke dalam tata hukum negara modern. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya diskursus fikih dan ushul fikih kontemporer, khususnya terkait dinamika taqnīn (kodifikasi) hukum Islam. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Athiyyah, Jamaluddin. (1979). "Tarikh al-Taqnin al-Islami". Jurnal Al-Muslim Al-Mu'asir, No. 11, Beirut.

Boujemaa, Hamad. (2023). "Atsar Majallah al-Ahkam al-Adliyyah fi al-Qawanin al-Madaniyyah al-'Arabiyyah". Majallat al-Ustadz al-Bahits lid-Dirasat al-Qanuniyyah wal-Siyasiyyah, Vol. 8, No. 1, Universitas Mohamed Boudiaf.

Bouzghibah, Muhammad. (2018). Harakat Taqnin al-Fiqh fi al-Bilad al-Tunisiyyah. Cetakan ke-2. Tunis: Majma' al-Atrash lil Kitab al-Mukhtash.

Farid, Muhammad. (1893). Tarikh al-Dawlah al-Aliyyah al-Utsmaniyyah. Kairo.

Al-Hajawi, Muhammad bin al-Hasan bin al-Arabi. (1995). Al-Fikr al-Sami fi Tarikh al-Fiqh al-Islami. Juz 2. Cetakan Pertama. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah. Majallah al-Ahkam al-Adliyyah. (1302 H). Beirut: Al-Matba'ah al-Adabiyyah.

Al-Qabaj, Samer Mazen. (2008). Majallah al-Ahkam al-Adliyyah Masadiruha wa Atsaruha fi Qawanin al-Syarq al-Islami. Cetakan Pertama. Amman: Dar al-Fath lid-Dirasat.

Al-Qaisi, Rafi' Laits Su'ud Jasim. (2015). Nazharat fi Taqnin al-Fiqh al-Islami. Cetakan Pertama. Beirut: Markaz Nama' lil Buhuts wad-Dirasat.

Rustum Baz, Salim. (1986). Syarh al-Majallah. Cetakan ke-3. Beirut: Dar Ihya' al-Turats al-Arabi.

Uner, S.S. (1989). "Majallah al-Ahkam al-Adliyyah". Jurnal Al-Ijtihad, Edisi 3 Musim Semi. Beirut.

Downloads

Published

06/30/2006

How to Cite

PENGARUH MAJALLAH AL-AḤKĀM AL-’ADLIYYAH TERHADAP KODIFIKASI FIKIH ISLAM KONTEMPORER . (2006). Jurnal Al-Nadhair, 5(01), 1-8. https://doi.org/10.61433/alnadhair.v5i01.224

Similar Articles

1-10 of 70

You may also start an advanced similarity search for this article.