Jihad Defensif Sebagai Paradigma Perdamaian: Analisis Pemikiran Wahbah Az-Zuhaili
DOI:
https://doi.org/10.61433/alnadhair.v4i02.157Keywords:
Jihad Defensif, Wahbah Az-Zuhaili, Perdamaian, KontemporerAbstract
Penelitian ini menganalisis konsep jihad defensif dalam perspektif Wahbah az-Zuhaili dengan fokus pada relevansinya sebagai paradigma perdamaian. Latar belakang penelitian muncul dari reduksi makna jihad yang kerap dipersepsikan semata sebagai peperangan ofensif, menimbulkan stigma negatif terhadap Islam sebagai agama yang identik kekerasan. Kesenjangan antara idealitas normatif jihad dan persepsi publik mengindikasikan minimnya kajian yang mengaitkan jihad defensif dengan tantangan kontemporer, termasuk globalisasi, radikalisme, propaganda digital, dan eskalasi konflik global. Penelitian ini bertujuan mengelaborasi jihad defensif sebagai mekanisme perlindungan diri umat Islam sekaligus merujuk pada nilai-nilai perdamaian universal. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan studi pustaka, menelaah karya Wahbah az-Zuhaili beserta literatur klasik dan kontemporer terkait jihad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jihad defensif dipahami sebagai upaya menjaga agama, jiwa, dan martabat dari agresi, dilaksanakan secara etis, proporsional, dan berlandaskan kemaslahatan. Wahbah az-Zuhaili menegaskan jihad defensif selaras dengan prinsip keadilan dan rahmat bagi seluruh umat manusia. Dalam konteks kontemporer, jihad defensif dapat diterapkan melalui penguatan pendidikan, diplomasi, dialog antaragama, serta penggunaan kekuatan militer sebagai opsi terakhir untuk menjaga stabilitas dan perdamaian global. Temuan ini menegaskan perlunya reinterpretasi jihad sesuai konteks modern, menempatkannya sebagai instrumen perlindungan dan perdamaian, sekaligus mendekonstruksi persepsi negatif yang mengasosiasikan Islam dengan kekerasan.
Downloads
References
A. Asmanto. (2015). Revitalisasi Spiritualitas Ekologi Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Tsaqofah,. https://doi.org/11(2)
Al-Buthi, R. (t.t.-a). Jihad Fii Al-Islam. Dar Al-Fikr.
Al-Hanafi, I. A. (t.t.). Radd Al-Mukhtar ala Dur al-Mukhtar. Dar Al-Fikr.
Al-Rashsha’, M. bin Q. (t.t.). Al-Hidayah al-Kafiyah ays-syafiah li bayan haqaiq Ibnu Rif’ah. Maktabah Al-Ilmiyyah.
Asy-Syafi’i, M. I. I. (1400). Ahkam al-Qur’an. Dar Kutub al-Ilmiyyah.
Ath-thariqi, A. bin I. bin A. (t.t.). Al-Isti’anah bi ghoiri al-muslimin.
Az-Zuḥailī, W. (1433a). Al-Fiqḥ Al-Islāmi Wa Adillatuhū. Dār Al-Fikr.
Az-Zuḥailī, W. (1433b). Al-Fiqḥ Al-Islāmi Wa Adillatuhū. Dār Al-Fikr.
Az-Zuhaili, W. (1998). Atsar Al-Harbi. Dar Al-Fikr.
El-Guyanie, G. (2010). Resolusi Jihad Paling syar’i. LKiS.
Khān, M., Baghā, M., & As-Syirbiji, A. (1992). Al-Fiqḥ Al-Manhajī ‘Alā Mażhab Al-Imām As-Syāfi’ī. Dār al-Qalam.
M. Hamim Hr, Ahmad Muntaha AM, & M. Mubasysyarum Bih. (2020a). Fikih Kebangsaan III. Lirboyo Press.
M. Hamim Hr, Ahmad Muntaha AM, & M. Mubasysyarum Bih. (2020b). Fikih Kebangsaan III. Lirboyo Press.
Pedrason R. (2015). ASEAN’s Defence Diplomacy: The Road to Southeast Asian Defence Community, Heidelberg. Universitat Heidelberg.
Ridwan. (2018). Konsep Jihad dalam Perspektif Ulama Klasik dan kontemporer (Studi Konparatif Pemikiran Ibnu Katsir dan Buya Hamka).
Ridwan, M. S. (t.t.). Fath al-Midan,, Masyaallah, 2025. Masyaallah.
Su’adah, F., & Royhan, A. (2024). Implementasi UU Demokrasi dan Nilai-Nilai Urgensinya dalam Politik Islam di Indonesia. Syariah: Journal of Fiqh Studies, 2(2), 83–108.
Syaikh Nidzam dan Jamaah. (t.t.). Fatawa al-Hindiyah. Dar Al-Fikr.
Taufiq, M. (2022). Moderasi dalam Jihad Perspektif Fikih Siyasah: Analisis Kritis Terhadap Terorisme dan Radikalisasi Jihad. As-Shahifah : Journal of Constitutional Law and Governance, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.19105/asshahifah.v2i1.6294
Triana, R. (2015). TAFSIR AYAT-AYAT JIHAD DALAM AL-QUR’AN. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(02). https://doi.org/10.30868/at.v2i02.102
Tuhana Taufiq, A. (2015). Paradigma Baru Bela Negara Implementasi Dan Pengembangannya Di Era Globalisasi. Global Pustaka Utama Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Al-Nadhair

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.