Aplikasi Metode Kebahasaan dalam Fikih
Pendekatan Kebahasaan dalam Fikih Pada Problematika Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.61433/alnadhair.v3i02.57Keywords:
Studi Aplikatif, Metode Kebahasaan, Masalah Kontemporer, Ushul FiqihAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis metode penetapan hukum Islam melalui pendekatan kebahasaan dalam Ushul Fiqih. Ushul Fiqh sebagai cabang ilmu tersendiri seperti yang kita kenal sekarang ini, tidak dikenal pada zaman Rasulullah saw. Namun kemudian permasalahan muncul ketika sebagian kaum muslimin menakwil makna dalil-dalil namun mereka buta terhadap kandungan makna yang dimaksud Allah. Ali Hasaballah melihat ada dua cara pendekatan yang dikembangkan oleh para ulama ushul fiqih dalam melakukan istinbath, yaitu pendekatan melalui kaidah-kaidah kebahasaan dan pendekatan melalui pengenalan makna atau maqasid syari’ah. Metode penelitian yang digunakan menggunakan studi pustaka dengan menghimpun sumber informasi melalui referensi yang relevan dengan topik baik tertulis maupun sumber elektronik. Hasil diskusi dari artikel ini menyatakan beberapa masalah kontemporer yang muncul dan cara penetapan hukumnya diantaranya: (1) Aplikasi Kaidah dalam Problematika Fiqih – Niat; (2) Aplikasi Kaidah dalam Problematika Fiqih - Jual Beli; (3) Aplikasi Kaidah dalam Problematika Fiqh – Memburu; (4) Penetapan Nasab Anak Perspektif Hakikat dan Majaz; (5) Implementasi ‘Amm dan Khash dalam Masalah Kontemporer; serta (6) Implementasi Kaidah Kebahasaan Metode Al-Subki yang dibagi menjadi pembahasan mengenai kata tetangga, kata menjual dan tentang hukum masa ‘iddah.
Downloads
References
Kitab/buku:
Ahmad Syaripudin, Rustam Efendi, Sirajuddin Sirajuddin, dan Dedi Rochmad Hermawan Ali. “Pengaruh Pemahaman Bahasa Arab terhadap Istinbāṭ Hukum Fikih.” NUKHBATUL ’ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam 7, no. 2 (10 Desember 2021): 178–96. https://doi.org/10.36701/nukhbah.v7i2.411.
Ansori. Qawa’id Fiqhiyyah & Kontekstualisasi Hukum Islam. Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2022.
Aseri, Sarmiaji. “Qawa’id Al-Lughowiyyah Al-’Amm dan Khas dalam Aplikasi Penetapan Hukum Kontemporer.” Jurnal Syariah Darussalam 6, no. 2 (2021): 1–16.
Azizi, Alfian Qodri. “Penggunaan Metode Kaidah Ushuliyah dalam Memahami Nash Secara Tekstualis dan Kontekstual.” Journal of Islamic Studies and Humanities 5, no. 1 (17 Desember 2020): 14–31. https://doi.org/10.21580/jish.v5i1.5963.
Ibrahim, Duski. Al-Qawa’id Al-Fiqhiyah (Kaidah-Kaidah Fiqih). Cet.I. Palembang: Noerfikri, 2019.
Kasbolah, Kasihani. “Studi Kepustakaan.” Forum Penelitian, 1992.
Khoirul Anwar dan Nihayatut Tasliyah. “Analisa Kebahasaan Sebagai Metode Istinbat Hukum Islam dari Teks Al-Qur’an (Studi Analisis Hermeneutika Hukum Atas Pemikiran Al-Subki dalam Kitab Jam’u al-Jawami’).” Al-Hukmi : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Keluarga Islam 3, no. 1 (13 Mei 2022): 145–58. https://doi.org/10.35316/alhukmi.v3i1.2203.
Komite Fakultas Syari’ah Universitas Al-Azhar. Hukum Waris. Jakarta: Senayan Abadi Publishing, 2011.
Marzuq al-Tarifi, Abdul ’Aziz bin. Al-Khurasaniyyah Fi Syarhi ’Aqidah Al-Raziyyain. Al-Riyad: Maktabah Dar al-Manhaj, 1437.
Muhaki. “Urgensi Kaidah Fiqh dalam Problematika Hukum Kontemporer.” Pancawahana: Jurnal Studi Islam 15, no. 2 (2020).
Nawawy, Imam. Syarh Shahih Muslim. Juz 9. Damaskus: Muassasah Qurthubah, 1994.
Nurjana, Nurjana. “Peran Bahasa Arab dalam Pengembangan Ilmu dan Peradaban Islam.” Jurnal Literasiologi 8, no. 4 (28 Agustus 2022). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v8i4.393.
Purqon, Arip. “Corak Pendekatan dalam Ushul al-Fiqh.” Miqot Vol. XXXIV, no. No. 2 (2010).
Ramadhan, Mufti. “Penerapan Kaidah Kebahasaan Terhadap Penetapan Nasab Anak (Perspektif Hakikat dan Majaz).” Al Falah Vol. XIX, no. No.1 (2019).
Rohidin. Pengantar Hukum Islam Dari Semenanjung Arabia Sampai Indonesia. Yogyakarta: Lintang Rasi Aksara Books, 2016.
Salida, Ainun, dan Zulpina. “Keistimewaan Bahasa Arab Sebagai Bahasa Al-Qur’an dan Ijtihadiyyah.” Sathar: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab 1, no. 1 (2023).
Syarifuddin, Amir. Ushul al-Fiqih. Jilid II. Jakarta: Wacana Ilmu dan Pemikiran, 2000.
Internet:
Purqon, Arip. “Corak Pendekatan dalam Ushul al-Fiqh.” Miqot Vol. XXXIV, no. No. 2 (2010).
Ramadhan, Mufti. “Penerapan Kaidah Kebahasaan Terhadap Penetapan Nasab Anak (Perspektif Hakikat dan Majaz).” Al Falah Vol. XIX, no. No.1 (2019).
Muhaki. “Urgensi Kaidah Fiqh dalam Problematika Hukum Kontemporer.” Pancawahana: Jurnal Studi Islam 15, no. 2 (2020).
Azizi, Alfian Qodri. “Penggunaan Metode Kaidah Ushuliyah dalam Memahami Nash Secara Tekstualis dan Kontekstual.” Journal of Islamic Studies and Humanities 5, no. 1 (17 Desember 2020): 14–31. https://doi.org/10.21580/jish.v5i1.5963.
Aseri, Sarmiaji. “Qawa’id Al-Lughowiyyah Al-’Amm dan Khas dalam Aplikasi Penetapan Hukum Kontemporer.” Jurnal Syariah Darussalam 6, no. 2 (2021): 1–16.
Ahmad Syaripudin, Rustam Efendi, Sirajuddin Sirajuddin, dan Dedi Rochmad Hermawan Ali. “Pengaruh Pemahaman Bahasa Arab terhadap Istinbāṭ Hukum Fikih.” NUKHBATUL ’ULUM: Jurnal Bidang Kajian Islam 7, no. 2 (10 Desember 2021): 178–96. https://doi.org/10.36701/nukhbah.v7i2.411.
Nurjana, Nurjana. “Peran Bahasa Arab dalam Pengembangan Ilmu dan Peradaban Islam.” Jurnal Literasiologi 8, no. 4 (28 Agustus 2022). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v8i4.393.
Khoirul Anwar dan Nihayatut Tasliyah. “Analisa Kebahasaan Sebagai Metode Istinbat Hukum Islam dari Teks Al-Qur’an (Studi Analisis Hermeneutika Hukum Atas Pemikiran Al-Subki dalam Kitab Jam’u al-Jawami’).” Al-Hukmi : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Keluarga Islam 3, no. 1 (13 Mei 2022): 145–58. https://doi.org/10.35316/alhukmi.v3i1.2203.
Salida, Ainun, dan Zulpina. “Keistimewaan Bahasa Arab Sebagai Bahasa Al-Qur’an dan Ijtihadiyyah.” Sathar: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab 1, no. 1 (2023).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Al-Nadhair

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.